Search
Search
Close this search box.

Selamat Datang di Program Literasi Digital

MAN Pemalang

Tentang

Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.

Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.

Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!

Tim Literasi Sekolah

Nurhidayah, S.Pd., M.Sos.

Ketua tim literasi sekolah

Sri Purwaningsih, S.Pd.

anggota

Isna Rahma F., S.Pd.

anggota

Umi Naziroh, S.Pd.

anggota

Ahmad Ayarifudin, S.Pd.

anggota

Program Literasi Sekolah

Visi dan Misi Literasi

Religius, akhlakul karimah, prestasi, dan mandiri dalam    Transformasi digital

  1. Hafal dan fasih bacaan salat, gerakan salat, dan keserasian gerakan dan bacaan
  2. Hafal dan fasih doa setelah salat
  3. Hafal dan fasih doa-doa harian muslim
  4. Tertib menjalankan salat fardhu
  5. Tertib menjalankan salat sunah rowatib
  6. Memberikan infaq dan shadaqah
  7. Mengikuti acara hari besar Islam
  8. Mengucapkan salam
  9. Mengucapkan kalimah toyibah
  10. Memulai dan mengakhiri pelajaran dengan berdoa
  11. Membaca Al Quran setelah salat

Menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah yang inklusif, inovatif, dan mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Menjadi sekolah yang mampu mencetak generasi pembelajar kritis, kreatif, dan berwawasan global melalui kekuatan literasi.

  1. Mendorong siswa untuk gemar membaca, menulis, dan berdiskusi melalui program literasi yang beragam.
  2. Menciptakan lingkungan sekolah yang kaya akan sumber belajar, termasuk perpustakaan yang dinamis.
  3. Melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat dalam kegiatan literasi untuk memperkuat kolaborasi.
  4. Mengintegrasikan literasi ke dalam semua mata pelajaran sebagai dasar keterampilan abad ke-21.
  1. Mengadakan pelatihan literasi bagi guru dan siswa untuk meningkatkan keterampilan          kritis dan analitis.

Target Literasi Sekolah

  • Siswa MAN Pemalang mampu meraih kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional dalam berbagai ajang literasi seperti:
  • Lomba menulis cerpen, puisi, dan esai.
  • Lomba debat bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, Bahasa Arab.
  • Lomba karya tulis ilmiah remaja (KIR).

Blog Literasi

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang kembali melaksanakan program pembiasaan pembelajaran pada hari Jumat melalui kegiatan Jumat Agama. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2025, sebagai bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh warga madrasah, baik peserta didik, guru, maupun tenaga kependidikan. Kegiatan Jumat Agama dipandu langsung oleh Pembina Keagamaan MAN Pemalang, H. Eko Wardoyo. Sejak pagi hari, seluruh warga madrasah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan dan antusiasme. Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi salat Duha berjamaah yang dilanjutkan dengan istighosah bersama. H. Eko Wardoyo dalam arahannya menyampaikan bahwa pembiasaan keagamaan merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter religius peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti salat Duha berjamaah dan istighosah tidak hanya melatih kedisiplinan ibadah, tetapi juga menanamkan nilai tawakal, kebersamaan, serta keikhlasan dalam menjalani proses belajar dan kehidupan sehari-hari. “Melalui Jumat Agama ini, kita ingin membiasakan warga madrasah untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan keimanan yang kuat, insyaallah akan lahir pribadi-pribadi yang berakhlak mulia, bermental tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MAN Pemalang, H. Amaludin. Ia menegaskan bahwa pembiasaan keagamaan merupakan bagian penting dari budaya madrasah yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan di madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter dan spiritual peserta didik. “MAN Pemalang berkomitmen untuk menghadirkan lingkungan pembelajaran yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan Jumat Agama ini adalah salah satu wujud nyata komitmen tersebut,” ujar H. Amaludin. Ia berharap, melalui kegiatan rutin ini, seluruh warga madrasah semakin memiliki kesadaran untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam belajar, bekerja, dan berinteraksi. Dengan demikian, MAN Pemalang tidak hanya menjadi pusat pendidikan akademik, tetapi juga menjadi madrasah yang menumbuhkan generasi beriman, berakhlak, dan berkarakter kuat.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang kembali melaksanakan program pembiasaan pembelajaran pada hari Jumat melalui kegiatan Jumat Agama. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2025, sebagai bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh warga madrasah, baik peserta didik, guru, maupun tenaga kependidikan. Kegiatan Jumat Agama dipandu langsung oleh Pembina Keagamaan MAN Pemalang, H. Eko Wardoyo. Sejak pagi hari, seluruh warga madrasah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan dan antusiasme. Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi salat Duha berjamaah yang dilanjutkan dengan istighosah bersama. H. Eko Wardoyo dalam arahannya menyampaikan bahwa pembiasaan keagamaan merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter religius peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti salat Duha berjamaah dan istighosah tidak hanya melatih kedisiplinan ibadah, tetapi juga menanamkan nilai tawakal, kebersamaan, serta keikhlasan dalam menjalani proses belajar dan kehidupan sehari-hari. “Melalui Jumat Agama ini, kita ingin membiasakan warga madrasah untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan keimanan yang kuat, insyaallah akan lahir pribadi-pribadi yang berakhlak mulia, bermental tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MAN Pemalang, H. Amaludin. Ia menegaskan bahwa pembiasaan keagamaan merupakan bagian penting dari budaya madrasah yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan di madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter dan spiritual peserta didik. “MAN Pemalang berkomitmen untuk menghadirkan lingkungan pembelajaran yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan Jumat Agama ini adalah salah satu wujud nyata komitmen tersebut,” ujar H. Amaludin. Ia berharap, melalui kegiatan rutin ini, seluruh warga madrasah semakin memiliki kesadaran untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam belajar, bekerja, dan berinteraksi. Dengan demikian, MAN Pemalang tidak hanya menjadi pusat pendidikan akademik, tetapi juga menjadi madrasah yang menumbuhkan generasi beriman, berakhlak, dan berkarakter kuat.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang kembali melaksanakan program pembiasaan

Baca Selengkapnya...

Karya dan Prestasi Literasi