Search
Search
Close this search box.
Biosaka dari Rumput Liar
Biosaka dari Rumput Liar

Biosaka dari Rumput Liar

Nurhidayah

Di tepi jalan, di sudut kebun,
ia tumbuh tanpa diminta,
rumput liar yang kerap dipandang sebelah mata,
padahal menyimpan sejuta manfaat.

Kita petik dengan hormat,
bukan untuk dimusnahkan,
tapi untuk diolah,
menjadi berkah bagi tanah dan tanaman.

Daunnya diremas,
sarinnya diperas,
bercampur air dan waktu,
lahirlah biosaka — cairan kehidupan.

Biosaka bukan sekadar ramuan,
ia adalah bahasa alam
yang menguatkan akar, batang, dan daun,
memperbaiki struktur tumbuhan
dari dalam, perlahan namun pasti.

Ia menjaga tanpa membunuh,
melindungi tanpa merusak,
mengusir hama dengan cara alami,
mengembalikan keseimbangan yang hilang.

Dari yang liar,
kita belajar bijak,
bahwa alam selalu menyediakan
bagi yang mau memahami.

Mari manfaatkan rumput liar,
ubah jadi biosaka,
untuk tanaman yang sehat,
tanah yang subur,
dan bumi yang lestari selamanya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait