Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang menjadi salah satu dari tiga sekolah di Kabupaten Pemalang yang mendapat kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Senin (2/3/2026). Kehadiran Menko yang terjadwal pukul 07.30 WIB tersebut dalam rangka Sosialisasi Kebijakan Pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala MAN Pemalang, H. Amaludin, beserta seluruh warga madrasah. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang H. Sarif Hidayat, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya generasi muda memahami kebijakan pangan nasional serta manfaat program MBG bagi tumbuh kembang pelajar. Ia juga memberi motivasi kepada para siswa agar percaya diri dan terus berprestasi.
“Jadi anak-anak MAN jangan minder, karena anak MAN itu dapatnya dua: ilmu agama dan ilmu umum. Saya tahu ini sekolah terbaik,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah siswa. Pada kesempatan itu, ia juga berbagi kisah masa mudanya yang pernah mengenyam pendidikan berbasis agama di PGA.
Suasana semakin interaktif ketika Menko Pangan mengajukan pertanyaan kepada siswa seputar konsep makanan “empat sehat lima sempurna”. Para siswa dengan antusias menjawab bahwa makanan sehat harus mengandung gizi seimbang, seperti serat, protein nabati dan hewani, serta karbohidrat yang cukup untuk kebutuhan tubuh.
Selain itu, Menko juga menanyakan pelaksanaan program MBG di MAN Pemalang. Diketahui, madrasah tersebut telah menerima program MBG sejak September 2025. Program ini dinilai membantu siswa memperoleh asupan gizi yang lebih baik guna mendukung proses belajar.
Kepala MAN Pemalang, H. Amaludin, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan menjadi motivasi besar bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi.
Kunjungan diakhiri dengan penampilan tari khas bertajuk “Pesona Kain Goyor” yang memukau para tamu undangan, menambah semarak dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. (NH)
