Search
Search
Close this search box.
Estafet Kepemimpinan MAN Pemalang Resmi Bergulir: Harapan Baru bagi Kemajuan Madrasah
Estafet Kepemimpinan MAN Pemalang Resmi Bergulir: Harapan Baru bagi Kemajuan Madrasah

Kamis (6/11/2025) 
Aula MAN Pemalang hari ini menjadi pusat perhatian dengan digelarnya kegiatan pembinaan sekaligus serah terima jabatan kepala madrasah dari Plt Kepala MAN Pemalang, Nurkholis Indaka, S.Pd., kepada kepala madrasah yang baru, H. Amaludin, S.Ag., M.Pd.I. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan panjang MAN Pemalang.

Nurkholis Indaka yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN Pemalang mendapat amanah sebagai Plt selama masa transisi. Adapun sosok pengganti yang kini memimpin MAN Pemalang, H. Amaludin,  dari MAN 1 Brebes yang telah dikenal berpengalaman dalam mengelola pembelajaran dan pembinaan peserta didik.

Kegiatan resmi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting Kementerian Agama, antara lain Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang Dr. H. Sarif Hidayat, S.Ag., M.S.I, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Khabibur Rakhman, S.E, para Pengawas MA, Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKKMA) se-Eks Karesidenan Pekalongan, Komite Madrasah, serta sivitas akademika dari MAN Pemalang dan MAN 1 Brebes.

Dalam pembinaannya, Kakankemenag Dr. Sarif Hidayat menegaskan bahwa kemajuan sebuah madrasah sangat bergantung pada harmonisasi antara guru dan kepala madrasah. “Madrasah yang maju adalah madrasah yang memiliki guru dan kepala yang hebat,” ujarnya. Ia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat hubungan kerja dan membangun budaya pendidikan yang unggul.

Plt Kepala MAN Pemalang, Nurkholis Indaka, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama masa tugasnya. “Meski baru sebentar, Alhamdulillah MAN Pemalang banyak prestasi yang diperoleh,” tuturnya. Ia optimis bahwa prestasi tersebut akan terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan baru.

Dalam prosesi serah terima, H. Amaludin meminta seluruh warga madrasah untuk menerimanya secara thohirul qolbi, lahir maupun batin. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan ketulusan dalam menjalankan tugas. “Pekerjaan apa pun, berat atau ringan, mari kita kerjakan bersama. Apa yang kita lakukan tidak terhenti di dunia ini, karena semuanya ada pertanggungjawabannya,” ujarnya, menegaskan komitmen membangun kinerja yang bertanggung jawab di MAN Pemalang.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sertijab dan penyerahan buku memori sebagai simbol pergantian resmi kepemimpinan. Ketua Komite MAN Pemalang, Dr. Supa’at, turut menekankan bahwa MAN Pemalang kini telah menjadi sekolah rujukan masyarakat. “Apalagi sejak kepemimpinan Ahmad Najid, MAN Pemalang sudah menjadi Madrasah Digital Learning,” ungkapnya.

Hadirnya kepala baru menjadi harapan baru bagi MAN Pemalang untuk semakin menguatkan sinergi, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta melanjutkan jejak kejayaan madrasah di masa depan.(NH)

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait